Daftar Organisasi Pers yang Diakui oleh Dewan Pers

 


Saat ini, sudah ada sejumlah organisasi Pers yang sah dan sudah diakui oleh Dewan Pers Indonesia. Organisasi apa sajakah itu? Di bawah ini akan berikan ulasan mengenai beebrapa organisasi Pers yang ada di Indonesia dan sudah diakui.

Dewan Pers pertama kali dibentuk pada tahun 1968. Pembentukan ini dilakukan berdasarkan Undang-undang No.11 tahun 1966 tentang ketentuan-ketentuan Pokok Pers yang ditandatangani oleh Presiden Soekarno, 12 Desember 1966.

Pada waktu itu, sesuai Pasal 6 ayat (1) UU No.11/1966, Dewan Pers memiliki fungs untuk mendampingi pemerintah, bersama-sama membina perumbuhan dan perkembangan pers nasional.

Ada pun fungsi Dewan pers menurut Pasal 15 ayat (2) Undang-Undang Pers adalah:

·       Melindungi kemerdekaan pers dari campur tangan pihak lain;

·       Melakukan pengkajian untuk pengembangan kehidupan pers;

·       Menetapkan dan mengawasi pelaksanaan Kode Etik Jurnalistik;

·       Memberikan pertimbangan dan mengupayakan penyelesaian pengaduan masyarakat atas kasus-kasus yang berhubungan dengan pemberitaan pers;

·       Mengembangkan komunikasi antara pers, masyarakat, dan pemerintah;

·       Memfasilitasi organisasi-organisasi pers dalam menyusun peraturan-peraturan di bidang pers dan meningkatkan kualitas profesi kewartawanan;

·       Mendata perusahaan pers.

Lewat fungsi Dewan Pers tersebut, disepakatilah pembentukan organisasi-organisasi Pers Indonesia. Hal itu dilakukan karena, adanya protes dari sejumla orang yang mengatas namakan wartawan atau organisasi pers kepada beberapa Lembaga negara.

Padahal, tidak semua organisasi Pers yang ada di Indonesia diakui secara resmi oleh Dewan Pers. Sebab, ada saja organisasi Pers yang abal-abal dan tidak berkontribusi dengan baik untuk kelangsungan hidup Pers di Indonesia.

Oleh Dewan Pers melalui surat edaran resmi yang dikeluarkan dengan nomor:371/DP/K/VII/2018 tertanggal 28 Juni 2018 menyatakan ada beberapa organisasi pers yang tak diakui oleh Dewan Pers, selain dari ke-tujuh organisasi diatas.

Dan berikut organisasi pers yang tidak diakui oleh Dewan Pers berdasar Surat Edaran yang dikeluarkan:

1. Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI)

2. Serikat Pers Seluruh Indonesia (SPSI)

3. Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI)

4. Himpunan Insan Pers Seluruh Indonesia (HIPSI)

5. Ikatan Media Online (IMO)

6. Jaringan Media Nasional (JMN)

7. Perkumpulan Wartawan Online Independen (PWOI)

8. Forum Pers Independen Indonesia (FPII)

9. Aliansi Wartawan Anti Kriminalisasi (AWAK), serta sejumlah organisasi pers lainnya.

Dalam penjelasannya pula bahwa kelompok organisasi yang dengan mengatas-namakan wartawan tersebut tengah melobi dan meminta audiensi dengan sejumlah Kementerian dan lembaga serta juga sejumlah instansi.

Oleh Dewan Pers juga menghimbau agar tidak memberikan panggung kepada kelompok-kelompok organisasi yang tak diakui oleh dewan pers, sebab dengan memberikan kesempatan kepada mereka maka penunggang gelap kebebasan pers Indonesia jumlahnya akan semakin besar.

Nah, itulah organisasi Pers di Indonesia yang sudah diakui oleh Dewan Pers. Semoga ulasan kami dapat bermanfaat untuk kamu dan selamat membaca!

Comments

Popular Posts